IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN IMPROVING THE QUALITY OF EDUCATION AT STATE VOCATIONAL HIGH SCHOOL 4 TEBING TINGGI

Authors

  • Roni Sinaga Universitas Medan Area
  • Nina Siti Salmaniah
  • Muhammad Arif Nasution

DOI:

https://doi.org/10.53806/ijcss.v7i1.1296

Keywords:

Merdeka Curriculum, Policy Implementation, Quality of Education, Vocational High School

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum is a strategic government policy aimed at improving the quality of education, particularly vocational education that is oriented toward graduates’ work readiness. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum at Vocational High School 4 Tebing Tinggi in improving the quality of education, as well as to identify the inhibiting factors in its implementation. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation. The research informants consist of the principal, vice principals, teachers, and students of Vocational High School 4 Tebing Tingg. The results show that administratively, the Merdeka Curriculum has been implemented at Vocational High School 4 Tebing Tinggi; however, its implementation has not yet been optimal. This is indicated by the continued dominance of conventional learning patterns, teachers’ limited understanding of project-based learning, and students’ lack of understanding of the objectives and mechanisms of the Merdeka Curriculum. The inhibiting factors in the implementation of the Merdeka Curriculum include ineffective policy communication, limitations in human resources and facilities, as well as uneven readiness among policy implementers.

References

[1] Aslan. (2019). Pendidikan Islam masa penjajahan Jepang di Sambas, Indonesia. Jurnal Edukasia Islamika, 4(2), 171.

[2] Bahri, S. (2017). Pengembangan kurikulum dasar dan tujuannya. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11(1), 15–34.

[3] Efyanto, D. (2021). Analisis penerapan kebijakan Merdeka Belajar pada kurikulum SMK. Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Malang.

[4] Fitriana, L. (2020). Pendidikan merdeka: Transformasi sistem pendidikan nasional. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 2(1), 55–66.

[5] Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam dan Pendidikan, 8(1), 43–64.

[6] Javanisa, A., Fauziah, F. F., & Riasita Melani, Z. A. R. (2022). Implementasi kurikulum sekolah penggerak terhadap motivasi peserta didik. Jurnal Kalam Pendidikan PGSD Kebumen, 1, 34–47.

[7] Lazwardi, D. (2017). Manajemen kurikulum sebagai pengembangan tujuan pendidikan. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 7(1), 119–125.

[8] Lince, L. (2022). Implementasi kurikulum merdeka untuk meningkatkan motivasi belajar pada sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan. Dalam Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai (Vol. 1, hlm. 38–49).

[9] Lutfiana, D. (2022). Penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran matematika SMK Diponegoro Banyupuntih. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 2(4).

[10] Luthfi, A., et al. (2024). Studi pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada SMKN 1 Solok Sumatera Barat.

[11] Mujab, S., Rosa, A. T. R., & Gumelar, W. S. (2023). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka (Studi kasus SMK Al Huda Kedungwungu Indramayu).

[12] Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Bumi Aksara.

[13] Pertiwi, A. D., Nurfatimah, S. A., & Hasna, S. (2022). Menerapkan metode pembelajaran berorientasi student centered menuju masa transisi kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8839–8848.

[14] Pratiwi, S. A., Marlina, R., & Kurniawan, F. (2023). Analisis penerapan kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada siswa SMK Texar Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 1, 525–535.

[15] Priyambodo, A. B. (2017). Implementasi pendidikan karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air pada sekolah berlatar belakang Islam di Kota Pasuruan. Jurnal Sains Psikologi, 6(1), 9–15.

[16] Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang SMK Pusat Keunggulan. Jakarta: Kemendikbudristek.

Downloads

Published

2026-01-31