IMPLEMENTATION OF THE REGIONAL GOVERNMENT INFORMATION SYSTEM (SIPD) IN FINANCIAL REPORTING AT THE REGIONAL REVENUE AGENCY OF NORTH SUMATRA PROVINCE

Authors

  • Nita Rossilawati Universitas Medan Area
  • Audia Junita Universitas Medan Area
  • Adam Universitas Medan Area

DOI:

https://doi.org/10.53806/ijcss.v7i2.1333

Keywords:

Accountability, Financial Reporting, Local Government, Policy Implementation, Regional Government Information System (SIPD)

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Regional Government Information System (SIPD) in financial reporting at the Regional Revenue Agency of North Sumatra Province. SIPD is a national policy designed to integrate planning, budgeting, implementation, and financial reporting processes in order to improve transparency and accountability in regional financial management. This research employs a qualitative descriptive approach through interviews, observations, and document analysis. The analysis is based on the 5C policy implementation model, namely content, context, commitment, capacity, and clients and coalitions. The findings indicate that the implementation of SIPD has improved the efficiency and integration of financial reporting. Supporting factors include clear regulatory frameworks, leadership commitment, and the availability of basic technological infrastructure. Meanwhile, inhibiting factors consist of limited human resource competence, technical system and network constraints, and suboptimal coordination among organizational units.

References

[1] Brynard, P. (2005). Policy implementation: Lessons for service delivery. Pretoria: University of Pretoria.

[2] Daniel, A., & Paul, S. (1979). Implementation of public policy. New York: Praeger Publishers.

[3] Indrajit, R. E. (2005). E-Government in action. Yogyakarta: Andi.

[4] Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2016). Management information systems: Managing the digital firm (14th ed.). New Jersey: Pearson Education.

[5] Nurwani. (2021). Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pelaporan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 9(1), 33–45.

[6] Sundari. (2023). Analisis implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1), 88–99.

[7] Tumija, & Erlambang. (2023). Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Jurnal Kebijakan Publik, 10(2), 101–113.

[8] World Bank. (2001). E-government and the digital divide. Washington, DC: World Bank.

[9] Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.

[10] Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

[11] Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

[12] Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

[13] Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

[14] Azwar, S. (2024). Konsep diri dan kesejahteraan psikologis pada penderita penyakit kronis. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

[15] Yolanda, M. (2024). Peran dukungan sosial terhadap harga diri pada individu dengan HIV/AIDS. Bandung: Pustaka Cendekia.

[16] Asrina, R., & Firdaus, M. (2023). Pengaruh konsep diri terhadap perilaku kesehatan pada individu dengan HIV/AIDS. Jurnal Psikologi Klinis, 11(2), 132-145.

[17] Fauzan, A., & Wibowo, A. (2023). Kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia dalam implementasi e-government di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 15(3), 211-220.

[18] Amin, Z., & Hasan, F. (2023). Strategi digitalisasi pengelolaan zakat di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 8(1), 58-72.

[19] Hidayat, A., & Kusuma, S. (2023). Pengaruh teknologi informasi terhadap akuntabilitas keuangan daerah. Jurnal Manajemen Keuangan Daerah, 7(4), 310-325.

[20] Della, T., Tsania, R., & Titis, N. (2025). Analisis sistem informasi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan di Ponorogo. Jurnal Kebijakan Daerah, 16(1), 99-112.

[21] Tumija, R., & Erlambang, D. (2023). Efektivitas implementasi SIPD dalam pengelolaan anggaran daerah. Jurnal Administrasi Negara, 18(2), 133-145.

[22] Wulandari, I. (2023). Peran manajerial dalam pengelolaan data keuangan pemerintah daerah. Jurnal Kebijakan Publik, 21(4), 154-169.

[23] Hanifah, M., & Aminatuzzuhriyeh, A. (2026). Strategi pengelolaan zakat berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan akuntabilitas. Jurnal Manajemen Zakat, 4(1), 23-34.

[24] Munawir, J. (2023). Analisis komunikasi dalam implementasi SIPD di Pemerintah Daerah. Jurnal Komunikasi Publik, 9(3), 45-60.

[25] Ismail, I.A., et al. (2025). Adopsi kecerdasan buatan dalam pengelolaan zakat: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi, 12(1), 87-100.

Downloads

Published

2026-03-10