LEGAL PROTECTION OF WAKAF ASSETS IN INHERITANCE DISPUTES
DOI:
https://doi.org/10.53806/ijcss.v7i2.1376Keywords:
Inheritance Disputes, Legal Protection, Waqf.Abstract
This study aims to analyze the form of legal protection for waqf assets that are the object of inheritance disputes from the perspective of Indonesian positive law and Islamic legal principles. The focus of this research lies in the legal regulations that guarantee the continuity of the status of waqf assets so that they do not return to being part of the inheritance that can be claimed by the heirs. This study uses a normative legal research method with a statute approach and a conceptual approach. The data used are in the form of primary, secondary, and tertiary legal materials obtained through literature studies, then analyzed qualitatively using descriptive-analytical methods to understand the relationship between applicable legal norms and waqf dispute issues in practice. The results of the study indicate that the legal system in Indonesia provides strong legal protection for waqf assets through the recognition of changes in ownership status after the waqf pledge, the prohibition of transfer or inheritance of waqf assets as regulated in Law Number 41 of 2004 concerning Waqf, and supervision of waqf management by nazhir and state institutions such as the Indonesian Waqf Board. Furthermore, Islamic legal principles such as ta?b?s al-a?l wa tasb?l al-manfa ‘ah and protection of the will of the waqif are important foundations for maintaining the sustainability of waqf benefits for the community. This study also found that waqf disputes related to inheritance are generally triggered by weak waqf administration and a lack of public understanding of the principle of waqf permanence. The implications of this study demonstrate the importance of strengthening the waqf administration system, increasing public legal literacy, and optimizing the role of waqf management institutions to ensure legal certainty and the sustainability of waqf's social function as an instrument of public welfare.
References
[1] Abasi, M. (2024). Penyelesaian Sengketa Wakaf di Kotamobagu: Analisis dan Prospek. Al-’Aqdu: Journal of Islamic Economics Law, 4(1), 30–43.
[2] Afrianto, A. (2026). Rekonstruksi Model Wakaf Produktif Sebagai Instrumen Islamic Social Investment dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Investasi Islam, 11(1), 160–181.
[3] AL-ANSHORI, H. (2025). Reformulasi Pengaturan Ahli Waris Wakif Dalam Hukum Wakaf Di Indonesia. Universitas Islam Indonesia.
[4] Amirudin, A., & Mardianto, D. (2025). Analisis peran tata kelola berbasis kelembagaan wakaf dalam kerangka ekonomi islam. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 2(4), 1213–1226.
[5] Aslina, N., & Addieningrum, F. M. (2022). Tugas dan wewenang Badan Wakaf Indonesia (BWI) perspektif undang-undang no. 41 tahun 2004 tentang wakaf dan peraturan pemerintah no. 42 tahun 2006 tentang pelaksanaan undang-undang no. 41 tahun 2004 tentang wakaf. Addayyan, 17(1), 50–65.
[6] Ayuandika, L. N., Safitri, N. A., Zahra, R. A., & Saputri, S. W. (2022). Urgensi Pencatatan Wakaf Menurut Hukum Positif. Tahkim, 5(1), 59–78.
[7] Cahyani, R., & Yulianti, S. (2025). Optimalisasi Wakaf Uang Sebagai Instrumen Jaminan Hari Tua Dalam Sistem Dana Pensiun Syariah. Al-Buyu’: Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah, 2(1), 22–34.
[8] Choeri, I. (2022). Optimalisasi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Di Kabupaten Jepara. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 5(1), 23–40.
[9] Dzimar, R. I., Weking, A. R., Erlangga, F., & Hartati, S. Y. (2026). Prinsip Keabadian Manfaat dalam Hukum Wakaf: Telaah Filosofis dan Implikasinya bagi Pemberdayaan Umat. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(3), 144–152.
[10] Evrytanadha, A., & Erma, D. (2024). Peningkatan Kepercayaan Wakif Melalui Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas. Al-Awqaf: Jurnal Wakaf Dan Ekonomi Islam, 17(1), 57–64.
[11] Fajrin, S. (2022). Regulasi Wakaf Berbasis Saham (Studi Perbandingan Antara Indonesia Dan Malaysia). Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
[12] Fakhrudin, A. (2025). Rekonstruksi Hukum Crowdfunding Wakaf Di Era Fintech: Telaah Ushul Fiqh Terhadap Transformasi Wakaf Produktif Digital. Al-Kamal: Jurnal Kajian Islam, 5(2).
[13] Fitri, L. (2025). Optimalisasi Aset Wakaf Kabupaten Pakpak Bharat: Kebijakan Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Pembentukan Lembaga Pengelola Profesional. Jurnal Ilmiah Gema Perencana, 4(2), 1547–1564.
[14] Fitriyani, N., Sarah, S., Azkiyya, G., & Qotrunnada, H. (2025). Pengembangan Produk Filantropi Syariah Sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Perspektif Maqashid Syariah. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(12), 564–569.
[15] Hidayat, A. R., Hakim, R. F., Taufiqulloh, A. Z., & Syarifah, S. (2023). Manajemen Wakaf Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Undang-Undang No. 41 Tahun 2004. Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat Dan Wakaf, 4(1), 14–26.
[16] Hidayatullah, R., & Saiin, A. (2025). Dinamika Hukum Wakaf di Indonesia Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Aset Wakaf Produktif. Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 5(01), 11–23.
[17] Juliati, Y. S., & HRP, M. R. A. (2024). Wakaf dan Dasar Hukum Wakaf. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi, 2(2), 63–76.
[18] Lubis, S., & Nasution, A. (2025). Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Dan Pengelolaan Perwakafan Tanah Menurut Uu No 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf di Kecamatan Medan Amplas Medan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2509–2515.
[19] Luthfi, M. (2026). Peran Zakat dan Wakaf dalam Ekonomi. Ekonomi Islam: Transformasi Ekonomi Global Berkeadilan, 103.
[20] Mauliyani, R. (2022). Kekuatan Hukum Surat Wakaf Dan Peralihan Hak Oleh Ahli Waris Wakif. Lex LATA.
[21] Muchtar, A. D., Dunia, J. P., & Al Azizah, N. (2025). Kedudukan Akta Ikrar Wakaf Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia: The Position of Waqf Pledge Deeds From The Perspective of Islamic Law and Positive Law in Indonesia. BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, 6(2), 396–419.
[22] Mursal, M., Lastina, I., Fitri, R., Yanti, N., & Wandi, J. I. (2024). Peran wakaf dalam mewujudkan kesejahteraan sosial: Perspektif dari tafsir ekonomi Islam. El-Kahfi| Journal of Islamic Economics, 5(01), 103–111.
[23] Nadia, A., bin Lahuri, S., Kamaluddin, I., & Nasution, S. (2025). a Standarisasi Nadzir Wakaf Berdasarkan Undang-Undang Wakaf (Studi di Masjid Raya Al-Falah Sragen, Jawa Tengah): Studi Kasus Di Masjid Raya Al-Falah Sragen, Jawa Tengah. Journal of Indonesian Comparative of Syari’ah Law, 8(1), 67–86.
[24] Rohman, A., & Ulum, B. (2025). Relevansi Wakaf Produktif dalam Upaya Optimalisasi Pendayagunaan Wakaf bagi Kemaslahatan Umat. Comprehensive Journal of Islamic Studies, 3(1 November), 38–53.
[25] Sukmawan, Y. A., & Damayanti, D. (2025). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris sebagai Strategi Penguatan Perspektif Kajian Ilmu Hukum. Notary Law Journal, 4(3), 114–128.
[26] Syaifuddin, M. H., & La Harisi, I. (2025). Analisis Yuridis-Komparatif: Keabsahan dan Pembatalan Wakaf oleh Orang Pailit dalam Perspektif Fikih dan Hukum Nasional. Prosiding Hukum Keluarga Islam, 129–142.
[27] Tavera, P. A., Ridwan, M., & Djalaludin, A. (2025). Model Filantropi Islam Green Waqf sebagai Instrumen Keberlanjutan dalam Perspektif SDGs dan Maq??id al-Shar? ‘ah. OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 10(1), 447–458.
[28] WAHYONO, B. (2025). Wakaf Sebagai Instrumen Pemberdayaan Pendidikan (Analisis Pengelolaan Wakaf Di Pesantren Darunnajah Jakarta). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
[29] Wiraguna, S. A. (2024). Metode normatif dan empiris dalam penelitian hukum: Studi eksploratif di Indonesia. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 3(3).
[30] Yatazakka, E. M., & Abbqary, M. (2026). Anatomi Wakaf: Kajian Normatif Dan Yuridis Terhadap Rukun Dan Syarat Dalam Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia. INOMATEC: Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer, 1(03).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salmawati, Muh Rayhan Fahrizal Yusuf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



